.

Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dgn bekerja demikian kita hrs membantu orang-orang yg lemah & harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi daripada menerima.

.

.

.

.

..

..
Tampilkan postingan dengan label Megapolitan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Megapolitan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 04 November 2010

" ("Self Service") Tren Dunia Penerbangan "

Suasana di Terminal Kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Bali

JAKARTA, ANDRE - Saat ini di dunia penerbangan berkembang tren self service berupa pelayanan yang bisa dilakukan sendiri oleh penumpang. Misalnya mulai dari pembelian tiket pesawat dengan mudah bisa melalui online atau check-in secara online sehingga penumpang tidak perlu mengantri untuk check-in.

Hal ini disampaikan Damian Hickey, SITA Regional Vice President South Asia & India, pada acara "SITA Indonesia Aviation IT Forum" di Four Season Hotel Jakarta, Rabu (3/11/2010).

Beberapa maskapai penerbangan Indonesia sendiri sudah mulai menerapkan sistem ini. Menurut Fredy Tansari, Director IT Division Batavia Air, maskapai Batavia Air sudah menerapkan e-ticket bahkan e-cargo.

Hasil survei yang dilakukan SITA, spesialis dalam komunikasi angkutan udara dan solusi TI di dunia, ke 2.940 responden dari 7 bandara besar di dunia menyebutkan dalam 4-5 mendatang maskapai penerbangan dan bandara akan mengimplementasikan teknologi untuk memudahkan penumpang agar lebih efisien dan nyaman.

Survei tersebut juga memperlihatkan bahwa penumpang rela membayar lebih untuk kenyamanan melakukan check-in tanpa harus dilakukan di bandara. Sayangnya survei yang sama juga menampilkan hanya sedikit maskapai dan bandara yang memiliki fasilitas tersebut.

Di dunia memang sedang dikembangkan teknologi untuk kemudahan dan kelancaran penumpang dalam melakukan penerbangan. Teknologi yang diterapkan seperti online check-in, mobile check-in, dan kiosk check-in.

Di Indonesia penerapan self service check-in ini masih terbatas. Rata-rata maskapai dan bandara masih menerapkan check-in di loket. Saat-saat musim padat wisata, di loket akan tercipta antrian panjang penumpang yang ingin check-in.

Di masa mendatang, tidak hanya self service check-in tapi juga bisa diterapkan teknologi self taging baggage. Karena rata-rata penumpang menurut survei SITA walaupun maskapai sudah menyediakan fasilitas self check-in, tapi banyak yang akhirnya check-in secara konvensional karena membawa bagasi.

Menurut Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bakti, Indonesia bisa menggunakan teknologi tersebut demi peningkatan pelayanan. Sementara itu CEO PT JAS Hotasi Nababan menyebutkan bahwa ada berbagai tipe bandara di Indonesia. Karena itu diperlukan standardisasi untuk semua bandara.

"Selama ini keluhan turis asing banyak misalnya airport. Kesulitan saat migration. Tapi mudah-mudahan ke depan hal itu dapat berubah. Tidak mudah mengimplentasikan teknologi. Tapi soon or later kita akan mengarah ke sana," jelas Tengku Burhanuddin, Sekretaris Jenderal Indonesia National Air Carriers Association (INACA).

Selasa, 19 Oktober 2010

" Agar Nyaman Keliling Dunia, Ini TipsNya "

Travel Tips

Penerbit Bentang Pustaka menggelar Talkshow "Travelling Asyik dengan Kocek Irit!" di Indonesia Book Fair 2010, Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/10/2010). Lima penulis buku mengungkapkan tips dan trik perjalanan wisata yang hemat.

JAKARTA, ANDRE - Bila Anda berencana jalan-jalan ke luar negeri, dianjurkan membawa yang ringan-ringan dan seperlunya saja. Ini penting untuk menekan biaya pada saat keberangkatan.

Jika tidak ketemu, ya cuci pakai tangan. Saya kalau jalan-jalan lebih dari dua minggu, akan diusahakan ada hari khusus untuk cuci sendiri.
-- Trinity, penulis buku The Naked Traveller

Rini, penulis buku 3 Jutaan Keliling India dalam 8 Hari, mengaku hanya membawa barang seberat 7 kg dalam backpack-nya yang bisa memuat sampai 40 liter.

"Barang seperlunya saja yang kubawa untuk mengantisipasi additional charge pada sebagian maskapai penerbangan," kata Rini ketika berbicara pada talkshow Travelling Asyik dengan Kocek Irit!, dalam Indonesia Book Fair 2010 di Istora Senayan, Jakarta, Minggu ( 10/10/2010).

Selain membawa yang tidak berat-berat, dianjurkan untuk menyiapkan dua jenis backpack, yaitu tas gunung dan tas kecil. Menurut Sismanto, tas gunung 45 liter cukup membawa barang yang diperlukan saja. "Beratnya 12 kg saja," ujarnya.

Rini yang juga pengarang buku Dua Jutaan Keliling Vietnam itu menambahkan, orang-orang biasanya menenteng bawaan yang lebih berat ketika kembali dari luar negeri. "Karena di sana teman-teman pasti akan membeli pakaian atau pernak-pernik khas yang bisa untuk dibagikan," katanya.

"Selain tas gunung, kita perlu tas kecil. Fungsinya untuk menyimpan paspor, uang dan surat berharga," imbuh Sismanto.

Soal mencuci baju di luar negeri, tak perlu khawatir. Laundry kiloan mudah ditemukan di sana. "Jika tidak ketemu, ya cuci pakai tangan. Saya kalau jalan-jalan lebih dari dua minggu, akan diusahakan ada hari khusus untuk cuci sendiri," imbuh Trinity, penulis buku The Naked Traveller.

Perlu diingat, lanjut Trinity, ada hostel yang tidak membolehkan penghuninya cuci sendiri. "Untuk menyiasatinya, saya mencicil cuci pakaian per hari. Lalu, diangin-angini di atas kasur supaya pakaian cepat kering," ungkap perempuan yang juga mengarang buku Duo Hippo Dinamis: Tersesat di Byzantium ini.

Berbeda dengan penginapan di negara lain, pembiacara lain, Claudia Kaunang, pernah mencoba laundry gratis di salah satu hostel di Korea Selatan.

"Terserah berapa potong pakaian, tapi nanti setelah pakaian sudah kering tidak disetrika, loh dan saya nggak mempersoalkan hal itu," ujar perempuan berkacamata yang pernah menjelajahi tiga negara ASEAN hanya dengan Rp 2 juta itu.

Sabtu, 10 April 2010

" Dari Hobby Mampu Sokong Ekonomi Keluarga "


ANDRE: JAKARTA - Hobi kreatif seringkali membawa hasil yang menguntungkan bagi seseorang. Contohnya, Asniar, warga Kelurahan Kebon Kosong ini, mampu menyokong ekonomi keluarga dari hobinya membuat pernak-pernik.

Hal ini mungkin terdengar biasa saja. Apalagi yang dihasilkan awalnya hanya berupa tas, bros dan cincin saja. Namun, lima tahun terakhir ini, Asniar mulai mengembangkan usahanya dengan memasarkan hiasan bunga dari akrilik.

Jika dilihat dari jauh, hiasan bunga akrilik ini tidak berbeda jauh dengan hiasan bunga kristal yang harganya jauh lebih mahal.

"Sekitar lima tahunan lah, saya mulai membuat hiasan bunga seperti ini. Bahannya sih mudah didapat kemudian tinggal dirangkai saja dengan tali kenur. Saya sengaja tidak pakai lem karena biasanya cepat lepas." tutur ibu dari enam anak ini.

Kisaran harga bunga per tangkainya adalah Rp. 15.000,-. Namun, jika beli per pot atau per vas harganya berkisar antara Rp.60.000,- sampai Rp.250.000,-.

Distribusi hiasan bunga ini pun ternyata sudah merambah Palembang dan Lampung. "Kalau di Palembang dan Lampung, saya titip ke toko-toko. Untuk wilayah Jakarta, saya titipkan saja ke anak-anak atau teman-teman yang sudah saya percaya." ungkap Asniar.

Asniar juga menambahkan bahwa hiasan bunga karyanya ini menjadi produk unggulan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk Kelurahan Kebon Kosong.

"Waktu itu, saya ikutkan karya saya ini eh banyak yang minat dan jadi produk unggulan." ucap Asniar.

" Sttt... Ada Mal "Online", Silakan untuk Jualan! "


ANDRE: JAKARTA Masyarakat sekarang sudah sangat terbiasa dengan keberadaan jejaring sosial dan toko onlineyang mulai marak. Akan tetapi, yang namanya mal online mungkin belum banyak diketahui.

Nah, Juale.com mencoba mewujudkan keberadaan mal online ini dengan memberikan fasilitas bagi para pemilik usaha untuk mengelola toko online-nya.

Sebenarnya, konsep yang diusung Juale.com hampir sama dengan e-Commercekebanyakan, tetapi terdapat beberapa perbedaan yang coba ditawarkan oleh Juale.com. Begitulah penuturan Business Analyst Juale.com, Raditya Pratama, ketika dijumpai di acara Pesta Wirausaha 2010 di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu (10/4/2010).

"Beda kami dengan e-Commerce lain adalah toko online si pemilik usaha bisa memilih nama domainnya sendiri tanpa ada embel-embel Juale.com. Misalnya, www.tokosaya.com. Juale.com sendiri berlaku seperti mal yang punya gerai-gerai di dalamnya." tutur Raditya.

Kelebihan yang coba ditawarkan oleh Juale.com antara lain berupa alamat e-mail dengan nama domain sendiri yang tidak dapat diperoleh dari e-Commerce lain. Kemudian, tersedia pula variasitemplate design yang beragam sehingga pemilik usaha dapat memiliki template yang sesuai dengan keinginannya. Selain itu, Juale.com juga akan membantu promosi toko online tersebut melalui search engine optimization (SEO).

"Kami tidak hanya menyediakan tempat, tapi juga akan bantu mengelolanya jika pemilik usaha tidak terlalu paham dengan tata cara online. Bahkan, kami akan bantu mempromosikan dan menjualkannya. Tapi tetap ada sharing profit kalau ada masalah itu." ujar Raditya.

Juale.com menawarkan tiga paket bagi calon pemilik usaha online, yaitu paket Rp 1 juta per tahun, Rp 1,5 juta per tahun, dan Rp 5 juta per tahun. Perbedaan dari paket-paket di atas terletak pada kapasitas hosting yang nantinya akan diperoleh oleh pemilik usaha.

"Pemilik usaha bisa mengganti paket sesuai dengan perkembangan tokonya. Bahkan, terkadang kami juga akan menawarkan paket lain jika ternyata perkembangan dari toko tersebut meningkat dengan baik." ucap Raditya.

Hingga saat ini, Juale.com sudah memiliki 130 toko online. "Sebagian besar ya jualan baju. Jika dibandingkan dengan berjualan di jejaring sosial, memang tampaknya lebih mudah untuk menggaet pembeli. Namun, toko tersebut tidak punya domain resmi dan promosi hanya terbatas di jejaring sosial itu saja. Sementara itu, di Juale.com, selain berdiri dengan domain sendiri, toko tersebut juga bisa tersambung dengan jejaring sosial," ungkap Raditya.

Tertarik? Silakan saja kunjungi situsnya di www.Juale.com.

" Julia Perez Wakil Bupati, Apa Kata Dunia!!! "















ANDRE: Usia demokrasi di Bumi Pertiwi masihlah muda, namun kecepatannya sudah "melebihi suara" sehingga hal yang dahulu tabu dan mustahil pun kini menjadi mungkin terjadi, seperti artis mencalonkan diri menjadi kepala daerah.

Beberapa berhasil, sebut saja Dede Yusuf yang menjadi Wakil Gubernur Jawa Barat atau Rano Karno yang kini Wakil Bupati Tangerang. Namun, banyak juga yang tidak, seperti Helmy Yahya yang gagal menjadi Wakil Gubernur Sumatera Selatan atau Marisa Haque yang disisihkan Atut Chosiyah dan pasangannya dalam Pemilihan Gubernur Banten.

Tahun ini, 18 kota dan kabupaten di Jawa Timur menyelenggarakan Pilkada, dan beberapa daerah diantaranya latah menarik artis mencalonkan diri menjadi pemimpin daerah.

Peragawati era 80 dan 90-an, Ratih Sanggarwati, maju menjadi calon bupati di tanah kelahirannya, Ngawi. Ratih yang sudah berkiprah lama di dunia politik bersama PPP, maju berkendaraankan PPP yang berkoalisi dengan PKB.

Penyanyi senior Emilia Contesa yang juga menerjuni politik bersama PPP juga berencana mengikuti pertarungan menjadi orang nomor satu di daerah kelahirannya, Kabupaten Banyuwangi.

Begitu pula "Si Goyang Ngebor" Inul Daratista yang asli Japanan, Kabupaten Pasuruan. Dia digadang-gadangkan PKB menjadi Wakil Bupati Malang.

Namun, yang membuat banyak kalangan meradang, khususnya ulama dan parpol Islam, adalah pencalonan artis seksi Julia Perez menjadi Calon Wakil Bupati Pacitan, tempat kelahiran atau kampung halaman Susilo Bambang Yudhoyono yang kini Presiden Republik Indonesia.

Kabupaten Pacitan adalah yang paling akhir menyelenggarakan Pilkada di Jawa Timur, yaitu 22 Desember 2010.

Penjaringan calon bupati dan wakil bupati Pacitan sendiri akan berakhir Juni 2010.

Untuk sementara, tiga nama menjadi bakal calon bupati telah mendaftarkan diri melalui koalisi Amanat Persatuan Rakyat (Ampera) yang beranggotakan delapan partai; Partai Hanura, PAN, Gerindra, PBB, Partai Patriot, PDP, PKPB, dan PKPI.

Ketiganya adalah Lurah Bangunsari Sudarno, Kepala Dinas Kelautan dan Perikananan Kabupaten Pacitan Indartarto, dan Kepala Dinas Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Pacitan Suyantoro.

Julia Perez sendiri, model iklan kondom yang karib disapa Jupe, dijagokan koalisi Ampera menjadi calon bupati.

"Masuknya nama Julia Perez serta Cici Paramida ini kami sampaikan berdasar hasil penjaringan sementara. Tidak menutup kemungkinan nanti akan muncul nama-nama artis lain," kata Sutikno, koordinator Ampera.

Cici belakangan mundur. Sebenarnya masih dua artis bersaudara, Ayu Azhari dan Sarah Azhari, juga ikut mencalonkan diri, namun keduanya mengundurkan diri.

"Sarah nggak enak karena bersaing dengan kakaknya," kata Sutikno yang juga Ketua DPC Hanura Kabupaten Pacitan.

Sedangkan Ayu mundur karena trauma dengan kegagalannya pada prapilkada Sukabumi, Jawa Barat, beberapa waktu lalu.

Sutikno mengungkapkan, penjaringan di Jakarta hanya untuk posisi calon wakil bupati, sedangkan untuk calon bupati, pengurus tingkat Kabupaten Pacitan sendiri yang mengurusinya.

Ditentang

Jupe dipandang magnet oleh mereka yang berhasrat mengandengnya, seperti sepupu Presiden Yudhoyono, Nurcahyono, yang menyatakan tetap maju bersama Jupe, kendati belum mendapatkan restu keluarga.

"Saya akan menghadap Bapak Presiden jika pencalonan saya melalui Koalisi Ampera sudah positif. Saat ini prosesnya masih sebatas penjaringan," tegasnya.

Ia menilai penolakan sebagian anggota keluarganya adalah salah paham belaka. Demikian pula dengan pandangan orang terhadap calon pasangannya yang artis "panas" itu.

"Keluarga kami mengutamakan demokrasi. Jadi, kami diberi kebebasan untuk menentukan hak masing-masing. Yang penting tujuannya baik, yakni untuk membangun bangsa dan negara ini, khususnya di Kabupaten Pacitan," kata Nurcahyono berdalih.

Nurcahyono membantah telah mencatut nama Presiden Yudhoyono, dia justru menuduh medialah yang mengembel-embelinya dengan "SBY".

Meski begitu mantan Kepala Desa Pagotan, Kecamatan Arjosari itu, mengakui bahwa menjadi anggota keluarga Presiden adalah faktor terkuatnya.

"Saya merupakan putra kelima dari delapan bersaudara. Ibu saya, Siti Ngaini, merupakan adik kandung dari ayahanda Presiden SBY, Letnan Satu (Purn) TNI Soekotjo," paparnya.

Tetapi, Sudjono, salah seorang paman Presiden menilai Nurcahyono sudah melanggar etika keluarga.

Dia memang tak memasalahkan Nurcahyono maju dalam Pilkada, tapi Sudjono hanya mengingatkan Nurcahyono agar tidak menyalahgunakan kebebasan menentukan sikap politik yang berlaku dalam keluarga mereka.

"Tidak perlu membawa-bawa nama SBY. Kami atas nama keluarga sangat keberatan, apalagi saudara Nurcahyono tidak pernah rembukan dulu dengan keluarga," tegasnya.

Tidak hanya dari keluarga SBY, Ampera juga akhirnya ditentang sendiri anggota koalisinya, yaitu PAN dan PBB yang membatalkan koalisi jika Jupe tetap dicalonkan.

"Jika memang benar PAN mau keluar, bagi kami tidak masalah. Karena (tanpa parpol berbasis islam itu) suara koalisi masih cukup, yakni 46 ribu, sedangkan yang dibutuhkan hanya 44 ribu suara," kata Sutikno.

Tanggapannya itu juga berlaku untuk DPC PBB Kabupaten Pacitan.

Sutikno beralasan, masuknya Jupe masih sebatas penjaringan. Dia justru mengkritik komitmen politik kedua partai itu karena dianggap telah mendiskriminasi hak politik Jupe.

"Setiap warga negara Indonesia berhak untuk memilih dan dipilih menjadi bupati atau wakil bupati," tegasnya.

Sutikno menandaskan, Koalisi Ampera tak akan mengubah sikap. Julia Perez tetap kandidat utama koalisinya untuk calon wakil bupati Pacitan pada pilkada Desember nanti.

Menanggapi komentar miring terhadap Jupe yang selalu berdandan seksi, Sutikno menilai penampilan luar tak bisa mejamin seseorang mempunyai kepribadian yang bagus pula.

"Banyak yang profesor, dokter, insinyur tapi nyatanya tidak ada perkembangan yang signifikan. Sekarang ini kan masih proses penjaringan, dan kita terbuka bagi siapa saja yang ingin mencalonkan," kilahnya.

Ketua Umum DPP Partai Hanura Wiranto sendiri tidak mempersoalkan artis seperti Julia Perez maju mengikuti Pilkada.

"Soal disetujui atau tidak itu tergantung rakyat," kata Wiranto saat membuka Musda I DPD Partai Hanura Jatim di Surabaya.

Wiranto mengungapkan Musda belum membicarakan majunya Jupe menjadi calon wakil bupati Pacitan. "Itu belum dibicarakan, tapi sudah `booming` di mana-mana," ujarnya mengukir senyum.

Optimistis

Ketua DPC PAN Pacitan Hadi Susilo menyatakan partainya belum resmi mengundurkan diri dari Koalisi Ampera, namun PAN tegas menolak rencana koalisi mencalonkan Jupe.

"Kami akan mengambil keputusan setelah melakukan evaluasi di tingkat internal dan koordinasi dengan DPW dan DPP PAN," katanya.

Pencabutan dukungan juga kemudian disampaikan PBB Jumat sore lalu (2/4) melalui pernyataan remsi Ketua DPW PAN Jatim Sudarno Hadi kepada wartawan.

Jika PAN dan PBB keluar dari koalisi, maka tinggal enam partai yang bertahan di koalisi. Keenamnya adalah anggota fraksi partai-partai kecil di DPRD Kabupaten Pacitan periode 2009-2014.

Suara pemilih delapan parpol yang berkoalisi semula 46 ribu --terdiri dari 14.400 suara Partai Hanura, 10 ribu PAN, 7.000 PKPB, 7.000 PDP, Patriot 6.000, Gerindra 5.000, PBB 1.500 dan PKPI 500 suara.

Jika PAN dan PBB menarik diri, maka sisa suara koalisi menjadi 45.000.

Sang pemeran utama sendiri, Julia Perez, yang belum pernah ke kabupaten di barat daya Surabaya di pinggir Samudera Hindia itu dan hanya mengetahuinya dari internet, optimistis masyarakat Pacitan menerimanya.

"Pro kontra itu sudah biasa, saya akan memberikan penjelasan kepada mereka yang belum bisa menerima saya," kata Jupe saat Musda I DPD Partai Hanura Jawa Timur di Surabaya, Sabtu (3/4).

Jupe berjanji akan mendatangi langsung warga Pacitan, termasuk untuk mengetahui apa yang dikehendaki mereka.

"Kira-kira apa yang bisa diubah. Perekonomian masyarakat Pacitan kan dibawah standar. Untuk itu, Pacitan ke depan harus bisa lebih baik dari sekarang, baik secara ekonomi maupun pariwisatanya," tuturnya.

Jupe mengaku maju ke Pilkada Pacitan tidak dengan memanfaatkan sensasinya, namun benar-benar ingin mengabdi kepada bangsa, terutama rakyat Pacitan.

"Selama saya terjun di dunia `entertainment`, saya tidak pernah provokatif dan mencari sensasi. Di dunia partai politik, saya tidak membutuhkan sensasi. Saya ingin pengabdian kepada bangsa khususnya untuk meningkatkan perekonomian masyarakat Pacitan," katanya berjanji.

Belakangan, pencalonannya menuai protes warga Pacitan, khususnya nelayan. Pengurus Paguyuban Nelayan Tradisional Tamperan Pacitan menyebut pencalonan Jupe tidak pas.

Selain dianggap tidak berpengalaman di birokrasi dan dunia politik, karakter Julia dinilai tidak pas dengan karakter warga Pacitan yang religius.

Jupe selama ini identik dengan keseronokan karena vulgar mempertontontan lekuk tubuhnya, apalagi Jupe pernah menjadi model iklan kondom dan obat pria dewasa.

"Waduh, kalau Jupe benar-benar bisa jadi dan terpilih sebagai Wabup Pacitan, gimana rakyatnya menerima saat dialog atau berkeluh kesah. Apa kata dunia!," celetuk seorang jurnalis menirukan "tagline" iklan Ditjen Pajak di televisi.

" Bilqis Akhirnya Meninggal Dunia "



ANDRE: SEMARANG
— Bilqis Anindya Passa, bayi penderita atresia bilier, akhirnya meninggal dunia pada Sabtu (10/4/2010) setelah dirawat sekitar dua bulan di RSUP dr Kariadi, Semarang, Jawa Tengah. "Berpulang ke Rahmatullah pukul 15.00 WIB, Bilqis Anindya Passa, semoga surgaNya menjadi haknya," demikian bunyi pesan singkat (SMS) dari Doni Ardianta Passa, ayah Bilqis. Penyebab meninggalnya Bilqis hingga saat ini belum diketahui karena masih menunggu penjelasan tim dokter yang segera melakukan konferensi pers terkait hal tersebut.

Jumat, 09 April 2010

" Wow, Dua Honda Jazz "Adu Banteng" di Kolong Semanggi "

ANDRE: JAKARTA - Kecelakaan adu banteng terjadi di Jalan Jenderal Sudirman, di bawah kolong Jembatan Semanggi arah ke Bundaran Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (10/4/2010) pukul 02.10 WIB.

Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan adalah dua mobil Honda Jazz dan satu sepeda motor.

Berdasarkan keterangan Bripda Fajar, kecelakaan terjadi ketika Honda Jazz bernomor polisi B 2153 BP berjalan dari arah Bundaran Senayan menuju Bundaran HI. Tanpa diketahui sebabnya, sesampainya di kolong Jembatan Semanggi mobil itu oleng ke kanan dan menabrak pembatas jalan. Mobil tersebut kemudian masuk ke jalur berlawanan.

Pada saat yang bersamaan muncul mobil Honda Jazz bernomor polisi B 2896 NM dan sepeda motor B 6968 PNR berjalan dari arah sebaliknya. Kecelakaan pun tak terhindarkan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun pengendara sepeda motor mengalami luka-luka dan dibawa ke rumah sakit terdekat. Kasus kecelakaan tersebut kemudian ditangani oleh petugas Unit Laka Ditlantas Polda Metro Jaya.

Sabtu, 27 Maret 2010

" Kolaborasi Desainer dan Pengrajin Batik Kudus "



ANDRE: Perkumpulan para pecinta kain khas Nusantara, Rumah Pesona Kain, kembali menggelar kegiatan rutin peragaan busana. Kali ini tema yang diangkat "Ngunjuk Teh & Batik Kudus", mengambil lokasi di rumah makan Miradelima, Kebayoran Baru, Jakarta, Kamis (25/3/2010) lalu.

Karakter khas perkumpulan ini adalah menjembatani pengrajin kain dan batik dengan para desainer ternama. Pengrajin yang dianggap potensial dan memiliki warisan kain dan batik bernilai sejarah tinggi, mendapat kesempatan untuk memamerkan produknya. Tak hanya itu, para desainer juga turut terlibat aktif dalam mengembangkan kain dan batik dalam desain gaya busana kekinian.

"Kain batik langsung didatangkan dari pengrajin, kali ini dari Kudus. Selain membuat batik klasik, pengrajin juga dibina untuk memproduksi batik dengan pengembangan motif yang bisa diaplikasikan dalam desain busana kekinian," papar Ade Krisnaraga Syarfuan, Pembina Batik Kudus dari Perkumpulan Rumah Pesona Kain kepada Kompas Female.

Barli Asmara menjadi salah satu perancang muda yang turut berkontribusi dalam misi pelestarian batik Kudus ini. Dengan menggunakan bahan batik Kudus bermerek Muria, Barli mengenalkan desain busana "Etnik Chic". Batik menjadi lebih apik digunakan kaum muda seperti yang diperagakan dalam acara bernuansa Kudus ini. Pemilik brand Muria, Yuli Astuti, juga didatangkan langsung untuk memperagakan proses membatik.

Kain batik Kudus tersedia dalam variasi harga mulai Rp 250.000 untuk batik motif modifikasi. Seperti motif Dlorong Kembang, Kapal Tandas, dan variasi desain motif batik lain yang dikembangkan Yuli.

Peragaan busana dan pameran kain batik merupakan bagian dari rangkaian program pembinaan Batik Kudus sepanjang 2010. Batik kuno klasik bernilai hingga jutaan rupiah juga dipamerkan untuk mempopulerkan batik Kudus yang sempat tenggelam puluhan tahun. Batik motif Buket Susimoyo, misalnya, dipamerkan pula saat itu. Kain panjang pagi sore khas Kudus ini sudah dikenal sejak 1940.

Jumat, 26 Maret 2010

" Singkong Keju dan Susu, Lezat dan Bergizi "



ANDRE: JAKARTA - Zaman dulu singkong selalu diidentikkan dengan makanan orang udik atau kampungan. Namun, seiring dengan perkembangan zaman yang kian modern, makanan jenis umbi-umbian pun boleh dibilang ikut naik kasta.
Rasa singkong keju memang cukup unik. Rasa gurih timbul dari bumbu singkong yang ditaburi keju

Setidaknya, singkong tak hanya jadi santapan orang desa, tapi masyarakat perkotaan pun sudah mulai akrab dengan jenis makanan yang sering diistilahkan sebagai ‘roti sumbu’ itu. Di Jawa dikenal dengan istilah 'roti pendhem'.

Ya, apalagi jika singkong ini diolah oleh tangan Wahyudi (35), pedagang makanan dengan bahan dasar singkong, di ujung Jalan Cawang Baru, Jakarta Timur.

Sebagai seorang pedagang kuliner, Wahyudi memang cukup cekatan dan profesional dalam mengolah singkong menjadi makanan lezat, yang bisa disantap oleh berbagai kalangan.

Metodenya cukup sederhana. Dia hanya mengombinasikan singkong dengan keju dan susu. Sehingga makanan ini disulap bak makanan mewah yang mahal harganya. Namun, Wahyudi tetap membandrol olahan kulinernya itu dengan harga yang terjangkau, yakni Rp 6.000 per bungkus.

Wahyudi membeberkan, untuk mengolah singkong menjadi makanan yang sederhana dan lezat, sebenarnya sangat mudah. Dia cukup menggoreng singkong itu dan selanjutnya ditaburi dengan keju plus susu kental manis. Jika sudah begini, aromanya pasti sungguh lezat.

Rasa singkong keju memang cukup unik. Rasa gurih timbul dari bumbu singkong yang ditaburi keju. Sedangkan susu kental untuk menambah rasa gurih dan manis pada singkong keju tersebut. Di sinilah kekayaan rasa yang keluar dari menu singkong keju menjadi andalan yang ditawarkan kepada para pembeli.

Mengenai pilihan rasa, Wahyudi lebih menyerahkan pada pembelinya untuk menentukan pilihan, sesuai selera masing-masing. "Manis enggaknya tergantung pembeli. Kalau pembeli menginginkan rasa manis, ya dikasih susu. Tapi kalau tidak, ya cukup singkong yang ditaburi dengan keju saja," kata pria asli Sumedang ini, Kamis (25/3/2010).

"Nggak cuma lezat rasanya, khasiat lain yang terkandung dari singkong cukup bermanfaat, yakni mengandung karbohidrat tinggi dan sebagai pengganti makanan pokok yang berfungsi sebagai penambah energi," lanjut Wahyudi yang mengaku mendapatkan omzet Rp 300.000 per hari.

Dia mengaku mulai melakoni usahanya itu sejak tiga tahun lalu. Awal mula berjualan hingga sekarang, lokasinya belum pernah berpindah-pindah, yakni selalu di ujung Jalan Cawang Baru. Selama berdagang, dia merasakan bahwa antusias pembeli cukup tinggi, untuk menikmati lezatnya singkong keju hasil olahan tangannya. Bahkan tak sedikit, sejumlah pelanggannya itu memesan singkong kejunya dalam skala besar.

“Katanya untuk buah tangan atau oleh-oleh di rumah,” tukas Wahyudi.

Sekadar diketahui, singkong keju mulai merambah ke dunia kuliner di Ibu Kota Jakarta sejak tahun 2005. Biasanya singkong keju dijual dengan sistem franchise, yakni kerja sama dua pihak dengan sistem bagi hasil.

Di Jakarta, diprediksi ada ratusan pedagang singkong keju yang menggunakan sistem bagi hasil layaknya franchise tersebut.

Sabtu, 13 Februari 2010

JANGAN LUPA UNTUK MENYAKSIKAN " SELAMAT PAGI TRANS7 " YA...



Sabtu - Minggu | 07.30 WIB

Selamat Pagi merupakan program Current Affair, News TRANS7 yang tayang setiap hari Sabtu dan Minggu, pukul 07.30 – 08.30 WIB, dengan host Desy Ratnasari dan Ferdy Hasan. Serta Rieska Arbi dan Athir sebagai host lapangan. Tayangan Selamat Pagi menyajikan tema-tema feature, yang diantarkan oleh Host dengan format pengambilan gambar outdoor (tidak menggunakan studio).

Pengambilan gambar host dilakukan di berbagai tempat, khususnya lokasi wisata atau liburan, sarana umum, ataupun tempat makan. Adapun tema dari tayangannya berupa informasi seputar Wisata, Kuliner, Inspiring, dan 2 Segmen Khusus, yakni Indonesia Banget dan Terima Kasih.

Wisata merupakan segmen yang menyajikan liputan mengenai lokasi wisata yang menarik untuk dikunjungi, lengkap dengan alamat dan harga tiket masuk.

Sedangkan segmen Kuliner akan menampilkan liputan berupa tempat makan dan menu-menu yang menjadi andalannya.

Inspiring adalah liputan yang menyajikan hal-hal yang dapat memberi inspirasi pada penonton untuk dapat berbuat hal yang serupa, yang tentu saja inspirasi dalam hal yang positif.

Segmen khusus Indonesia Banget dalam Liputannya menyajikan hal-hal yang hanya dapat ditemui di Indonesia, baik itu hal-hal yang baik maupun yang buruk.

Segmen terakhir yaitu Terima Kasih adalah Segmen dimana kru selamat pagi menguji kepedulian masyarakat dalam membantu sesama.

"Bingung, Sabtu dan Minggu Mau Kemana? Tonton Selamat Pagi pukul 07.30 WIB Dulu Untuk Referensi, hanya di TRANS7!!"

.

.

KARYA ANAK BANGSA RW.07

" Karya Anak Bangsa: POHON CEMARA "



" Pohon Cemara "
Puisi Karya: Fadhila K.A, RT.38 // RW.07




ENGKAU BERJAJAR RAPI ...
ANGIN ... SESEKALI ... MELIUKKAN TUBUH-MU ...
BILA NATAL TIBA ... ENGKAU DIHIASI ...
DENGAN ... LAMPU-LAMPU KECIL YANG LUCU ...

BILA KAU ... DILIHAT DENGAN MATA ...
KAU INDAH SEKALI ...
DAN KAU DIHIAS DENGAN ...
BONEKA YANG LUCU DAN CANTIK ...

NATAL TELAH TIBA ...
BAGI SELURUH UMAT NASRANI ...
MENIKMATI NATAL YANG INDAH ...
SAMBIL MEMANDANG POHON CEMARA YANG INDAH ...

... soon ...

... soon ...

" DOA SYAFAAT: "

--- eror ---

Lagu Rohani Kristen Pilihan 2010